Kalkulator Ukuran File
Konversi antara byte, KB, MB, GB, dan TB dalam satuan desimal dan biner.
Click to copy · 1 KB = 1024 B (binary)
Mengapa menggunakannya
Konversi ukuran berkas dalam hitungan detik
Desimal dan biner
Menampilkan KB/MB/GB (SI) dan KiB/MiB/GiB (IEC) untuk menghilangkan kebingungan antara produsen dan sistem operasi.
Privat
Semua perhitungan dilakukan di browser Anda. Tidak ada data yang dikirim atau riwayat yang disimpan.
Kasus praktis
Hitung berapa banyak foto atau video yang muat, dan perkirakan waktu unduh pada kecepatan koneksi Anda.
Instan
Semua satuan diperbarui secara real-time saat Anda mengetik.
Cara kerjanya
Tiga langkah, tanpa kerumitan
Masukkan nilai dan satuan
Ketik ukuran berkas dan pilih satuan: byte, KB, MB, GB, atau TB. Anda juga bisa memasukkan satuan biner (KiB, MiB, GiB).
Lihat semua konversi
Kalkulator menampilkan nilai setara dalam semua satuan secara bersamaan, baik desimal (SI) maupun biner (IEC).
Hitung kasus praktis
Cari tahu berapa banyak foto, lagu, atau video yang muat dalam satu drive, atau berapa lama waktu unduh pada kecepatan koneksi Anda.
FAQ
Ada pertanyaan?
Tergantung sistemnya. Dalam sistem desimal (SI) yang digunakan oleh produsen hard disk dan SSD: 1 KB = 1.000 byte, 1 MB = 1.000.000 byte, 1 GB = 1.000.000.000 byte. Dalam sistem biner (IEC 80000-13) yang digunakan oleh sistem operasi: 1 KiB = 1.024 byte, 1 MiB = 1.048.576 byte, 1 GiB = 1.073.741.824 byte. Itulah mengapa drive berkapasitas 1 TB menampilkan sekitar 931 GB di Windows: produsen menggunakan 10 pangkat 12 byte, tetapi Windows membaginya dengan 2 pangkat 30 (gibibyte).
Bergantung pada format dan kamera. JPG smartphone 12 MP berukuran sekitar 3 hingga 5 MB, sehingga 1 GB menampung sekitar 200 hingga 330 foto. Berkas RAW DSLR 24 MP berukuran 25 hingga 45 MB: 22 hingga 40 foto per GB. JPG yang dikompresi WhatsApp bisa berukuran 200 hingga 500 KB: 2.000 hingga 5.000 per GB. Video: 1 menit 1080p H.264 sekitar 150 MB (6 hingga 7 menit per GB). 4K H.265: sekitar 400 MB per menit (2 hingga 3 menit per GB).
Produsen penyimpanan seperti Western Digital, Seagate, dan Samsung menggunakan sistem desimal: 1 TB = 1.000.000.000.000 byte. Sistem operasi secara tradisional menggunakan sistem biner: 1 TB biner = 1.099.511.627.776 byte. Drive 1 TB (desimal) dibagi dengan 2 pangkat 40 menghasilkan 0,909 TiB, yang dilaporkan Windows sebagai sekitar 909 GB. macOS beralih ke desimal di OS X 10.6 Snow Leopard (2009) dan kini melaporkan 1 TB dengan benar sebagai 1 TB.
1 petabyte (PB) = 1.000 terabyte = 1.000.000 gigabyte. Secara konkret: dapat menyimpan sekitar 20 juta foto 4K, atau 500 miliar halaman teks, atau diperkirakan seluruh musik yang pernah direkam dalam sejarah manusia. Facebook menyimpan lebih dari 100 petabyte foto. Di atas petabyte: exabyte (1.000 PB), zettabyte (1.000 EB), yottabyte (1.000 ZB). Koleksi teks Perpustakaan Kongres Amerika Serikat diperkirakan sekitar 10 TB, atau 0,01 PB.
Penulisan huruf besar sangat penting: MB (megabyte, huruf B kapital) sama dengan 8 Mb (megabit, huruf b kecil). Hard disk, berkas, dan penyimpanan diukur dalam byte (B). Kecepatan internet dan jaringan diukur dalam bit per detik (bps, Kbps, Mbps, Gbps). Koneksi 100 Mbps dapat mengunduh berkas 100 MB dalam 8 detik (100 MB x 8 bit/byte dibagi 100 Mbps = 8 detik). Perbedaan ini disengaja: ISP lebih suka mengiklankan dalam Mbps karena angkanya tampak 8 kali lebih besar.
Sejarah penyimpanan digital: dari disket hingga exabyte skala cloud
Konflik antara kilobyte desimal dan biner berakar dari era paling awal komputasi. Pada tahun 1956, hard drive IBM 350 RAMAC menyimpan 5 MB dalam lemari sebesar dua kulkas. Pada tahun 1980, disket 5,25 inci menampung 360 KB. Disket 3,5 inci berkepadatan tinggi yang diperkenalkan pada tahun 1987 menyimpan 1,44 MB, yang sebenarnya adalah 1.474.560 byte, angka yang mencampur dua sistem: 80 trek x 18 sektor x 2 sisi x 512 byte per sektor. Inkonsistensi historis inilah yang menjadi akar semua kebingungan yang muncul kemudian.
Pada tahun 1998, International Electrotechnical Commission (IEC) menerbitkan IEC 80000-13, memperkenalkan prefiks biner: kibi (Ki, 2 pangkat 10), mebi (Mi, 2 pangkat 20), gibi (Gi, 2 pangkat 30), tebi (Ti, 2 pangkat 40), pebi (Pi, 2 pangkat 50). Tujuannya adalah menghilangkan ambiguitas: KB selalu berarti 1.000 byte, KiB selalu berarti 1.024 byte. Linux mengadopsi prefiks IEC di kernel 2.6 (2003). macOS mengadopsinya di Snow Leopard (2009). Windows, hingga tahun 2024, masih menampilkan GB sambil menghitung GiB.
Evolusi penyimpanan selama 65 tahun sungguh mengagumkan: disket 1969 (80 KB), hard drive 1980 (10 MB), CD-ROM 1985 (650 MB), DVD 1996 (4,7 GB), hard drive 2000 (100 GB), USB flash 2000 (8 MB, kini hingga 2 TB), SSD 2007 (32 GB, kini hingga 100 TB), cloud 2024 (petabyte per pelanggan korporat). Google, Amazon, dan Microsoft mengoperasikan pusat data dalam skala exabyte (10 pangkat 18 byte). Dunia diperkirakan telah menghasilkan lebih dari 120 zettabyte data pada tahun 2023.